• Photo Galery

    • November 2009
      MSSRKJS
      1234567
      891011121314
      15161718192021
      22232425262728
      2930     
  • Archives

  • Content Tag

  • Testimonials

    • setannya ber id aniesya...xixixi..udah ada yang nongol tuh
  • Blog Roll

  • Statistik

      Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 240706 kali
  • Subcribe RSS of this blog
  • 30 November 2009

    Sekretaris dan Raja Minyak

    Ditulis oleh M Asrul Azwar Full ++ dan telah dikomentari sebanyak 91 buah


    SEORANG sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani seorang raja minyak dari Arab yg menjadi klien penting bagi perusahaannya.


    Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya untuk menikahinya. Tentu saja sekretaris itu terkejut, namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun. Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.

    "Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan tiga syarat. Pertama, aku mau cincin kawin berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat," katanya.

    Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, "Ok, ok ana felikan, ana felikan"

    Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah.

    "OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar 100 dan sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan 200 orang pelayan, 10 Ferarri dan lima pesawat jet pribadi."

    Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil ponsel dan mengontak sana-sini. "Ok, ok, ana fuatkan, ana fuatkan"

    "Gawat!" pikir si sekretaris. Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia kembali memikirkan syarat terakhir. Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini.

    Sambil mengedipkan mata, ia berkata, "Oh, baiklah. Ini yang terakhir. Aku suka sekali dengan seks dan karenanya aku mau laki-laki yang menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm."

    Si raja minyak tampak kaget dan kecewa sekali dengan syarat terakhir ini. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil sesenggukan. Akhirnya, sambil mengusap air mata dan menatap wanita itu dengan sedih,ia berkata, "Ok, ok, ana fotong, ana fotong, deh."

    Di kutip dari inilah.com


    (read more ...)
    footer