16 Mei 2010
Setan kredit
Ditulis oleh M Asrul Azwar Full ++ dan telah dikomentari sebanyak 92 buah
Suatu hari didesa antabrantah hiduplah wanita pinter (bukan dukun) berpendidikan yang dulunya sebagai makelar kredit, menjabat sebagai kasir keuangan desa tapi tiba2 mengundurkan diri dari jabatan kasir untuk bekerja di sebuah perbankan rakyat. Berikut dialog lurah dengan seorang bawahannya. Ponimin : "mbak sri saya terima pengunduran diri sampeyan untuk bekerja menjadi TKW di kota pak lek sam" sriani : "matur nuwun juragan" ponimin : "pesen saya cuman satu jaga nama baik desa kita, tunjukkan bahwa warga kita itu pinter2 dan punya potensi bekerja sebagai bankir. Suatu saat dunia akan tahu bahwa warga di desa kita bekerja menjadi TKW tidak menjadi buruh atau PRT tapi bisa jadi bos manager Bank Perkreditan Rakyat" sriani : "matur nuwon ndoro, saya tidak mengecewakan desa kita, tapi bapak juga jangan sampai mengecewakan saya loh, kan desa kita banyak utang pada bank tempat saya bekerja." ponimin : "owalah.. Asem tenan, jadi kamu menjadi bos di sana karena bekas menjadi makelar kredit desa donk? " sriani : "ya iyalah... Aku kan pinter bodohin orang agar suka ngutang, tapi tenang aja pak bos nanti komisi ada buat sampeyan, palagi jabatan kepala desa masih 2 tahun lagi" ponimin : "owalah sri.. kamu kok pinter tenan seh.. " *sambil nyubit pipinya sri dengan wajah sumringah* ini adalah cerita fiktif belaka, jika ada kesamaan nama dan alur cerita itu hanya keberuntungan saja, bukan sebagai kebetulan, karena Allah sudah mengatur ini semua hehe...
(read more ...)
Subcribe RSS of this blog